Rabu, 05 Desember 2018

GEOMETRI BIDANG KELOMPOK 7

HUBUNGAN KEKERABATAN PADA SEGI EMPAT

Assalamualaikum wr.wb. Selamat datang di blog kami kawan. Di artikel pertama ini, kami akan membahas mengenai hubungan kekeluargaan dalam segi empat. Pasti kalian asing mendengar istilah tersebut. Bagaimana mungkin sebuah bangun dalam segi empat memiliki keluarga? Nah, jadi hubungan kekeluargaan pada segi empat berarti bahwa segiempat yang satu dengan segi empat yang lain memiliki kesamaan seperti halnya kesamaan dalam sudut dan sisinya. Berikut adalah gambar dari hubungan kekeluargaan pada segi empat :


Hubungan kekeluargaan pada segiempat pada gambar diatas kami kelompokan berdasarkan dari sudut dan sisinya. Berikut adalah penjelasam mengenai hubungan kekeluargaan segi empat pada gambar diatas :
1.       Di bagian paling atas, digambarkan jajar genjang segaris dengan trapesium hubungan ini didapat dari jumlah sisi yang sejajar. Jadi, gampangannya nih, jajar genjang berteman dengan trapesium. Jajar genjang memiliki 2 pasang sisi sejajar dan 2 pasang sudut sama besar sedangkan trapesium memiliki 1 pasang sisi sejajar.
2.       Di sebelah kiri jajar genjang ditarik hubungan kebawah dengan persegi panjang. Hubungan tersebut didapat dari : antara jajar genjang dan trapesium memimiliki kesamaan yaitu sama-sama memiliki 2 pasang sisi sejajar, namun yang membedakan adalah pada persegi panjang sisi-sisinya membentuk 90° sedangkan jajar genjang tidak.
3.       Persegi panjang ditarik hubungan kebawah dengan persegi. Hubungan keduanya didapat dari kesamaan sisi-sisinya yang mampu membentuk sudut 90°, namun yang membedakan adalah persegi semua semua sisinya sama panjang, sedangkan persegi panjang tidak.
4.       Persegi ditarik hubungan kebawah dengan belah ketupat. Hubungan tersebut didapat dari kesamaan keduanya yang sama-sama memiliki keempat sisi yang sama panjang namun belah ketupat memiliki kekhususan yakni sudutnya tidak selalu 90° namun jika dijumlah adalah 360°.
5.       Belah ketupat ditarik hubungan kebawah dengan layang-layang. Hubungan keduanya didapat dari : antara belah ketupat dan layang sama-sama memiliki sudut-sudut yang juka dijumlah hasilnya adalah 360°. Namun yang membedakan antara keduanya adalah layang-layang memiliki 2 pasang sisi sama panjang sedangkan belah ketupat semua sisi-sisinya sama panjang.
6.       Di sebelah kanan, trapesium ditarik hubungan kebawah dengan trapesium siku-siku dan trapesium sama kaki dimana trapesium sama siku-siku dan trapesium sama kaki merupakan jenis dari trapesium sehingga diantara ketiganya memiliki kesamaan jumlah sisi sejajar yakni sejumlah satu pasang. Namun diantara ketiganya memiliki perbedaan yakni perbedaan dalam sudut-sudutnya. Trapesium siku-siku memiliki 2 buah sudut siku-siku sedangkan trapesium sama kaki mempunyai 2 pasang sudut sama besar (tidak membentuk siku-siku).  



PEMBUKTIAN JUMLAH SUDUT

Hay guys, kali ini kami akan memberi kalian pengetahuan baru nih. Kali ini kami akan membahas mengenai berapa sih jumlah sudut pada poligon tertutup? Oh iya, apa kalian sudah tau apa itu poligon tertutup? Ya, poligon tertutup adalah poligon yang bermula dan berakhir pada satu titik yang sama. Maksudnya, jika kalian mempunyai Segitiga KLM seperti dibawah ini :



Maka yang dimaksud polygon tertutup adalah, jika kalian menggambar segitiga tersebut dari titik K, maka pasti kalian juga akan mengakhiri gambar segitiga tersebut juga pada titik K.
Poligon dapat berupa segitiga , bujur sangkar , pentagon , heksagon dan segi N. Setelah kita mengetahui apa itu pengertian poligon tertutup mari kita simak penjelasan di bawah ini :
1.      Jumlah Sudut pada Segitiga
Pasti teman-teman sudah tau berapa jumlah sudut pada segitiga, jumlah sudutnya yaitu sebesar 180. Lalu, bagaimana pembuktian jumlah sudut pada segitiga adalah  180? Simaklah penjelasannya berikut ini :

Dari gambar segitiga di atas, kita dapat mengetaui bagaimana pembuktian jumlah sudut segitiga sebesar 180°.

2.    Jumlah Sudut pada Bujur Sangkar
Mungkin kalian sudah tau berapa besar setiap sudut dalam bujur sangkar, besarnya yaitu 90°. Dalam bujur sangkar itu sendiri memiliki 4 sudut yang besarnya sama. Jadi dapat dikatakan bahwa jumlah seluruh sudutnya yakni (4×90° = 360°). Tapi tidak berhenti sampai disitu, kita dapat membuktikannya seperti penjelasan berikut :






Dari pembuktian di atas kita tau bahwa jumlah sudut yang ada pada bujur sangkar sebesar 360°.

3.    Jumlah Sudut pada Segi Lima Beraturan
Segi Lima beraturan yakni bangun datar yang mempunyai lima sisi yang sama panjang serta lima sudut yang sama besar. Berbeda halnya dengan segitiga ataupun bujur sangkar yang kita sudah mengetahui berapa besar sudut yang dimiliki kedua bangun tersebut, namun untuk segi lima kita belum mengetahui berapa besar setiap sudutnya. Sehingga kita belum bisa menentukan jumlah sudut yang ada pada segi lima. Oleh karena itu, simaklah penjelasan berikut :





Dari pembuktian di atas kita tau bahwa jumlah sudut yang ada pada segi lima sebesar 540°.

4.    Jumlah Sudut pada Segi Enam Beraturan
Seperti halnya segi lima, segi enam juga memliki sisi-sisi yang sama panjang serta sudut-sudut yang sama besar. Untuk mengenai pembuktian jumlah sudut pada segi enam, simaklah penjelasan berikut :

 










Dari pembuktian di atas kita tau bahwa jumlah sudut yang ada pada segi enam sebesar 720°.




Text Box: Jadi dari beberapa pembuktian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa besar jumlah sudut dalam segi-n sebesar (n-2)×180° 

Text Box: Jadi dari beberapa pembuktian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa besar jumlah sudut dalam segi-n sebesar (n-2)×180° 

Text Box: Jadi dari beberapa pembuktian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa besar jumlah sudut dalam segi-n sebesar (n-2)×180°


Nah, gimana? Sudah jelaskan? Karna kawan-kawan sudah jelas mengenai pemaparan kami tentang hubungan kekerabatan pada segi empat dan pembuktian jumlah sudut maka kita akhiri yaa hubungan ini, eh artikel ini maksutnya, hehe. Oh ya kawan-kawan pada dasarnya hubungan kekerabatan pada segi empat ini berdasarkan ide dan kreativitas kami. Karna hubungan kekerabatan pada segi empat ini pada dasarnya bersifat subyektif. So, terima kasih teman-teman  yang sudah membaca artikel kami. Sampai ketemu di artikel-artikel kami selanjutnya. Wassalamualaikum wr.wb.


KELOMPOK 7
1. DIYO KRISWANTO
2. REFISAFITASARI Y. N.
3. SHOLEKAH NUR INDAH
4. CINDY PUSPASARI
5. NANDA SINTA NARANIKA
6. ANDIKA NEHRU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar